Puisi sedih "Saatnya untuk merelakan"

Menyerah bukan hal yang benar, tapi kadang itu adalah pilihan yang paling mudah. Bener nggak? Apalagi kalau selama ini sudah cukup dirasa perjuangannya. Yah kayak Puisi sedih "Saatnya untuk merelakan" ini. Belajar untuk mengiklaskan tentang apa yang terjadi. Dan dari pada penasaran dengan hasil puisinya aja yuks. Check this out guys...

Puisi sedih "Saatnya untuk merelakan"


Aku pernah bertanya pada mereka yang telah menghabiskan begitu banyak waktu denganku
tanya akan suatu kata yang selalu membuat ku ragu
tapi jawaban yang aku dapatkan
tapi jawaban yang mereka berikan
tidak memberi kejelasan seperti yang aku harapkan

Aku pernah berharap pada jalan hidup yang aku lalui
untuk bisa tetap melangkah lurus menatap kehadapan
tapi yang aku temui
justru malah jalan berliku yang tak berujung
terjebak pada persimpangan yang membingungkan
tanpa penujuk arah yang jelas

Aku pernah mencoba untuk tetap bertahan
Pada kegundahan dan kejenuhan yang mengiringi jalannya hidup
tapi semakin ku tahan
semakin berat beban yang aku rasakan

Dan kini, telah tiba saatnya aku untuk melepaskan
mencoba mengiklaskan apa yang terjadi
karena pada dasarnnya
aku telah terlalu lelah.....

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Puisi sedih "Saatnya untuk merelakan""

Post a Comment